Categories: Fakta

Waspada Fenomena Aplikasi “MBA”: Fakta dan Realitanya

DetikNusantara.co.id – Belakangan ini, nama “MBA” mencuat sebagai platform yang menjanjikan keuntungan finansial bagi penggunanya. Namun, di balik iming-iming tersebut, terdapat fakta-fakta penting yang perlu dipahami agar masyarakat tidak terjebak dalam kerugian materi.

1. Model Bisnis: Skema Money Game

Secara teknis, aplikasi sejenis ini umumnya mengadopsi model Ponzi atau Money Game. Pengguna diminta melakukan “investasi” atau deposit uang dengan janji imbal hasil (ROI) yang sangat tinggi dalam waktu singkat—jauh di atas bunga bank atau instrumen investasi legal lainnya.

2. Modus Operasional: “Tugas” dan Rekrutmen

Aplikasi ini biasanya membungkus kegiatannya dengan dalih yang terlihat produktif, seperti:

  • Menonton iklan atau memberikan like pada konten media sosial.
  • Menyewa “mesin” atau “server” virtual.
  • Sangat bergantung pada rekrutmen: Keuntungan besar seringkali hanya didapat jika pengguna berhasil mengajak orang baru (downline) untuk menyetor uang.

3. Legalitas: Tidak Terdaftar di OJK

Fakta krusial yang ditemukan adalah aplikasi MBA (khususnya yang menjanjikan keuntungan dari deposit) tidak memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun Bappebti. Tanpa izin ini, dana nasabah tidak memiliki perlindungan hukum jika perusahaan tiba-tiba menghilang.

4. Risiko “Scam” atau Gagal Bayar

Siklus hidup aplikasi seperti ini biasanya sangat pendek:

  • Fase Awal: Lancar membayar untuk membangun kepercayaan dan menarik lebih banyak korban.
  • Fase Akhir: Penarikan saldo (withdraw) mulai dipersulit dengan alasan gangguan sistem atau pajak, sebelum akhirnya aplikasi ditutup permanen.

Ciri-Ciri Investasi Bodong yang Perlu Diwaspadai:

Ciri

Deskripsi

Logis?

Menjanjikan bunga 10-50% per bulan (Sangat tidak masuk akal).

Legal?

Tidak memiliki alamat kantor fisik yang jelas dan izin OJK.

Paksaan?

Mendesak pengguna untuk segera deposit agar tidak ketinggalan promo.

Admin

Recent Posts

Apresiasi Loyalitas, Kana Factory Situbondo Berangkatkan Puluhan Karyawan Ibadah Umroh

SITUBONDO, DetikNusantara.co.id – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti keberangkatan puluhan karyawan Kana Factory, perusahaan…

13 jam ago

Pesan Haru Kepala Desa Jubung: Jangan Sampai Persaudaraan Rusak Hanya Gara-gara Masalah Tanah

Jember - Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Jember menyelenggarakan kegiatan penyuluhan…

16 jam ago

Rumah Koordinator MBA Pakuniran Digruduk Warga, LSM JakPro: Admin Jangan Jadi Celah Impunitas

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Insiden ratusan warga yang mendatangi rumah terduga koordinator aplikasi MBA di Desa…

1 hari ago

Singgung Kasus OTT, PMII Banyuwangi Beri Peringatan Keras ke Bea Cukai: Jangan Ada Main Mata!

Banyuwangi – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Banyuwangi menyoroti persoalan peredaran barang ilegal dan…

2 hari ago

Tertipu Aplikasi MBA, Ratusan Warga Probolinggo Geruduk Rumah Koordinator

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Ratusan warga mendatangi rumah seorang Wanita berinisial S di Desa Pakuniran, Kecamatan…

2 hari ago

Cetak Peneliti Muda, MA Nurul Wahid Al Wahyuni Gelar Sidang KTI Standar Perguruan Tinggi

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Tradisi akademik berbasis riset kini semakin mengakar kuat di jenjang Madrasah Aliyah.…

2 hari ago