Categories: Berita

Wujudkan Pertanian Berkelanjutan, Kandidat Magister Magister Peternakan Unisma Edukasi “Good Farming Practices” di Pasuruan

Pasuruan – Subsektor peternakan memiliki peran strategis dalam pembangunan perekonomian masyarakat pedesaan di Kabupaten Pasuruan. Bagi peternak, usaha ternak merupakan sumber penghidupan utama yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Namun demikian, masih dijumpai sejumlah tantangan klasik, mulai dari rendahnya pengetahuan manajemen pemeliharaan, minimnya pengelolaan limbah ternak, hingga terbatasnya akses pelatihan. Kondisi tersebut menyebabkan produktivitas dan nilai tambah usaha peternakan belum optimal.

 

Permasalahan limbah ternak menjadi isu penting yang perlu mendapat perhatian serius. Limbah berupa feses padat dan urin cair sebagian besar belum dikelola dengan baik sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Padahal, limbah ternak memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti pupuk organik.

 

Pada tahun 2026, Universitas Islam Malang (Unisma) melalui Program Kandidat Magister Mengabdi menurunkan sedikitnya 30 kandidat magister peternakan untuk melaksanakan pendampingan dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu lokasi kegiatan berada di Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Kecamatan Lekok sendiri memiliki potensi peternakan yang cukup besar, dengan populasi sapi potong sebanyak 3.530 ekor, sapi perah 15.018 ekor, domba 5.258 ekor, kambing 6.732 ekor, serta ayam broiler sekitar 50.000 ekor.

 

Dari jumlah tersebut, limbah kotoran sapi yang dihasilkan diperkirakan mencapai 3 kilogram per ekor per hari. Secara keseluruhan, limbah kotoran sapi potong dan sapi perah di Kecamatan Lekok dapat mencapai 55,644 ton per hari, setara dengan muatan sekitar lima truk fuso pupuk subsidi.

 

Salah satu kandidat magister, Agus Salim (44), mendapatkan tugas pengabdian dengan topik “Peningkatan Kapasitas Peternak melalui Pengelolaan Limbah Ternak di Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan”. Sebagai putra daerah Pasuruan, Agus mengaku terpanggil untuk membantu peternak mengelola limbah ternak yang melimpah. Limbah diolah menggunakan decomposer bakteri menjadi kompos dengan waktu fermentasi relatif singkat, sekitar empat hari, yang selanjutnya diaplikasikan pada tanaman kacang tanah milik petani di sekitar kandang.

 

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Camat Lekok, Sulhi, SE, serta Kepala Desa Rowogempol, Mukhamad Mustofa. Kepala desa yang akrab disapa Pak Mad menyampaikan apresiasi dan berharap kegiatan magister mengabdi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

 

Pendampingan juga dibimbing oleh Dr. Ir. Umi Kalsum, M.P., dan Prof. Dr. Ir. H. Badat Muwakhid, M.P., IPM. Para pembimbing menekankan pentingnya pengelolaan limbah peternakan sebagai bagian dari penerapan Good Farming Practices dan pertanian berkelanjutan. Ke depan, sinergi seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, akademisi, swasta melalui CSR, maupun perwakilan rakyat, diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas peternak dan menciptakan sistem peternakan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. – RCX

Redaksi

Recent Posts

Kritik Kebijakan Pabrik Paving Mandiri DPUPR Kabupaten Probolinggo: Mengapa Mengabaikan Skema Pemberdayaan MBR dan Padat Karya?

Disusun oleh: A. Mukhoffi, S.H., M.H. DETIKNUSANTARA.CO.ID - Langkah progresif yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten…

6 jam ago

PKB Kabupaten Probolinggo Perkuat Struktur hingga Tingkat Ranting, Siapkan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Probolinggo terus memperkuat konsolidasi dan menata…

1 hari ago

Milad Ke-70 Maqnaul Ulum Jember: Empat Pilar Pesantren Jawa Timur Berkumpul, Cetak Ulama Teknokrat

JEMBER – Pondok Pesantren Maqnaul Ulum Sukowono, Jember, menggelar perayaan puncak resepsi Hari Ulang Tahun…

2 hari ago

Semangat “KOMPAK LUAR BIASA”, RT 07 Desa Klenang Kidul Buka Rangkaian HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Semangat nasionalisme dan kebersamaan mulai terasa di lingkungan RT 07, Desa Klenang…

2 hari ago

Karyawati Dibegal di Gending Probolinggo Saat Berangkat Kerja

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Aksi dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi di wilayah Kecamatan Gending, Kabupaten…

3 hari ago

Sambut HUT ke-81 RI, SMPN 1 Sukodono Gelar Lomba Kebersihan Kelas dan Kompetisi Ekstrakurikuler

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik…

3 hari ago