Categories: Berita

Diduga Tanpa Pemberitahuan, Pegadaian Paiton Lelang Kalung Nasabah

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Meilyn Getri Susmita, warga Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, mengaku terkejut dan kecewa setelah mengetahui jaminan kalung liontin miliknya dilelang oleh Pegadaian Paiton tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Meilyn menjelaskan bahwa ia mencairkan pinjaman sebesar Rp2.580.000 dengan menjaminkan kalung emas liontin 23 karat seberat sekitar 5 gram pada 21 November 2023 lalu. Ia juga menegaskan selalu membayar bunga pinjamannya setiap bulan melalui Shopee di Indomaret dan Alfamart.

“Saya setiap bulan membayar bunganya Mas, melalui Shopee di Indomaret dan Alfamart, tapi sama pihak Pegadaian dibilang enggak bayar sama sekali,” ungkap Meilyn pada Rabu (25/6/2025).

Ia mengakui sempat mengalami keterlambatan pembayaran pada April 2025 lalu karena anaknya sakit dan dirawat di Rumah Sakit Jember. Niatnya untuk menebus kalung tersebut muncul di bulan Juni ini.

“Saya tadi malam menghubungi petugas Pegadaian Paiton atas nama Dedy, Mas, saya sampaikan kalau mau nebus kalung saya. Dia menyuruh saya langsung ke Pegadaian,” imbuhnya.

Namun, Meilyn terkejut saat tiba di Pegadaian karena kalungnya sudah dilelang. Padahal, menurutnya, ia baru telat dua bulan dan belum lebih dari empat bulan sesuai aturan lelang jaminan.

“Setelah saya tanya ke petugas, malah saya dibilang tidak bayar sama sekali,” katanya.

Sementara itu, Aditya, Pengelola Pegadaian Unit Paiton, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kalung emas liontin milik Meilyn telah dilelang dengan nominal Rp4.549.500.

“Iya sudah dilelang, karena ini dari awal belum ada pembayaran. Jika sudah tidak dibayar selama empat bulan maka jaminan akan dilelang,” jelas Aditya.

Aditya juga menyampaikan bahwa pihak Pegadaian siap mengganti barang dengan berat dan jenis emas yang sama jika ada bukti pembayaran. Hal ini dikarenakan di sistem Pegadaian, cicilan tersebut tidak tercatat.

Redaksi

Recent Posts

Klaim Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD “Kecil” Dikecam, LSM AMPP: Tidak Rasional dan Melukai Keadilan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dalih efisiensi dan tingginya mobilitas yang dilontarkan Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan…

10 jam ago

Khofifah Salurkan Bantuan Rp19,6 Miliar untuk Kabupaten Probolinggo, Pemberdayaan Ekonomi hingga Infrastruktur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan program…

1 hari ago

Hujan Deras di Kawasan Semeru, Bunda Indah Imbau Penambang Hentikan Aktivitas Sementara

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengimbau seluruh…

1 hari ago

PSI Probolinggo Soroti Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD Rp467,79 Juta, Singgung Perlindungan Jurnalis

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Anggaran perjalanan dinas Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten…

1 hari ago

EKO BUDIYANTO, S.H.: KAMI TIDAK HADIR UNTUK MENCARI MUSUH, TAPI UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN

BANYUWANGI - Direktur Regional NGO Pemburu Ketidakadilan, *Eko Budiyanto, S.H.*, menegaskan bahwa kehadiran organisasinya adalah…

1 hari ago

Suka Bikin Gaduh Partai, PPP Jember Minta Prabowo Evaluasi Mardiono dari UKP

Pada tahun 2022, Mardiono resmi menjabat Plt. Ketum PPP setelah kudeta atas kepemimpinan Suharso Monoarfa…

1 hari ago