Categories: Berita

Tiga Jejak Wisata Bersejarah di Probolinggo dari Majapahit Hingga Belanda

DetikNusantara.co.id – Tempat wisata di Probolinggo memiliki daya tarik yang unik dan menarik untuk dikunjungi. Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu kabupaten yang terletak di wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur. Kota ini terletak 100 KM di sebelah tenggara kota Surabaya.

Tempat wisata di Probolinggo, ada beragam, mulai pantai, air terjun, pegunungan, dan bangunan bersejarah.

Berikut 3 Wisata Bersejarah di Probooinggo:

1. Candi Jabung

Tempat wisata di Probolinggo yang menarik dan unik adalah Candi Jabung. Candi Jabung terletak di Desa Jabung, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Candi Jabung adalah salah satu candi Hindu peninggalan kerajaan Majapahit. Meski hanya terbuat dari batu bata merah, bangunan candi ini masih berdiri kokoh hingga saat ini. Arsitektur Candi Jabung sangat menarik dan hampir serupa dengan Candi Bahal yang ada di Sumatera Utara, terdiri dari bagian batur, kaki, tubuh dan atap.

2. Benteng Mayangan

Selanjutnya, tempat wisata di Probolinggo adalah Benteng Mayangan. Benteng Mayangan merupakan sebuah bangunan peninggalan penjajahan Belanda yang digunakan sebagai menara untuk mengintai di kawasan laut dan sekitarnya. Benteng yang letaknya sekitar 1 km di sebelah selatan pelabuhan Tanjung Tembaga ini menyimpan sejarah masa penjajahan. Bangunan Benteng Mayangan sempat terbengkalai dan kondisinya tak terawat. Namun, kini sudah lebih tertata dan terawat. Bahkan kini terdapat sebuah kafe yang bisa dijadikan tempat beristirahat setelah berkeliling di dalam Benteng.

3. Candi Kedaton

Selanjutnya, tempat wisata di Probolinggo adalah Candi Kedaton. Candi Kedaton merupakan candi hindu yang terletak di Dusun Lawang Kedaton, Desa Andung Biru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Candi ini berasal dari masa akhir Kerajaan Majapahit sekitar abad ke 14. Pada tangga Candi Kedaton tertulis angka sekitar tahun 1292 Saka (1370 Masehi).

Pada Candi berbahan batu andesit ini juga terdapat relief yang bercerita tentang kisah Arjunawiwaha di sisi Barat, kisah Garudeya di sisi Selatan, dan kisah Bhomantaka di sisi timur. Bangunan Candi Kedaton masih berdiri kokoh hingga saat ini meski sudah berusia ratusan tahun.

Redaksi

Recent Posts

Polres Probolinggo Intensifkan Penanganan Karhutla di TNBTS, Kapolres Turun Langsung Pimpin Pemadaman

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Polres Probolinggo terus mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda…

4 jam ago

PABPDSI Probolinggo Usulkan Perda Desa Dicabut, Minta DPRD Bentuk Empat Perda Baru

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pengurus Daerah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Probolinggo…

5 jam ago

PAW Anggota DPRD Jatim Mahrus, Noer Syamsi Zakaria: Nunggu Info dari DPP

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi…

6 jam ago

SPPG Paiton Berjaya Buka Suara Terkait Tudingan Arogan kepada Suplier Buah

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Paiton Berjaya akhirnya memberikan klarifikasi atas pemberitaan…

8 jam ago

Ngopi di Warung Kopi Pinggir Jalan, H. Bukasan Serap Aspirasi Warga Sekaligus Dukung UMKM Lumajang

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan, H.…

1 hari ago

Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Bungkam soal Dugaan Ketidaksesuaian Proyek Penguatan Tebing di Desa Rangkang

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Proyek pembangunan penguatan tebing kanan dan kiri sungai di Dusun 2 RT…

1 hari ago